Dr, Bob Hasan, Salurkan Ratusan Paket Sembako Ke Warga Penumaangan Nuasa Silahturahmi Penuh Kebersamaan

Bukti- Pers.com (Tulang Bawang Barat Lampung) – Semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta nilai-nilai keislaman yang sarat makna mewarnai kegiatan kunjungan reses Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Lampung II, Dr. Bob Hasan, SH., MH., di Tiyuh Penumangan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung.

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut menjadi momentum silaturahmi antara wakil rakyat dengan masyarakat sekaligus wadah menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di tengah kehidupan warga. Dalam suasana yang sederhana namun khidmat, masyarakat menyampaikan harapan, kebutuhan, serta berbagai persoalan yang dihadapi agar dapat menjadi perhatian dalam perumusan kebijakan di tingkat nasional.

Masa reses merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tugas konstitusional anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, para anggota DPR RI kembali ke daerah pemilihannya untuk bertemu langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta memastikan pembangunan nasional tetap berpijak pada kebutuhan nyata rakyat di daerah.

Sebagai bagian dari mekanisme demokrasi yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD serta Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib DPR RI, masa reses menjadi jembatan penghubung antara masyarakat dan parlemen. Aspirasi yang dihimpun dari daerah selanjutnya menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan kebijakan, penganggaran, maupun pengawasan pembangunan di tingkat pusat.

Dalam sambutannya, Dr. Bob Hasan menegaskan komitmennya untuk membawa seluruh aspirasi masyarakat Penumangan ke tingkat nasional agar dapat dibahas sesuai mekanisme yang berlaku. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan, kebersamaan, serta senantiasa mengiringi setiap ikhtiar dengan doa.

“Aspirasi yang disampaikan masyarakat Penumangan akan kami bahas di pusat. Mohon doa dari seluruh masyarakat agar berbagai persoalan yang ada dapat terselesaikan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Bob Hasan juga menyoroti berbagai persoalan yang berkaitan dengan keberadaan perusahaan di wilayah tersebut. Menurutnya, berbagai hal yang menjadi perhatian masyarakat, termasuk persoalan kompensasi maupun hak-hak yang telah diatur dalam ketentuan perundang-undangan, akan menjadi bagian dari pembahasan lebih lanjut demi kepentingan masyarakat Penumangan.

Selain kegiatan serap aspirasi, momentum kebersamaan menjelang Hari Raya Iduladha turut diwujudkan melalui penyerahan hewan kurban berupa seekor sapi jenis limousin dengan bobot mencapai 1,2 ton. Hewan kurban tersebut diserahkan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus ikhtiar memperkuat nilai-nilai ukhuwah Islamiyah, gotong royong, dan semangat berbagi kepada sesama.

Penyerahan hewan kurban tersebut berlangsung di kediaman Sukman bin Muhtar, Tiyuh Penumangan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kehadiran masyarakat yang antusias mencerminkan kuatnya semangat persaudaraan dan kebersamaan yang selama ini menjadi fondasi kehidupan sosial masyarakat setempat.

Tidak hanya itu, kegiatan sosial juga dilengkapi dengan pembagian sebanyak 750 paket sembako kepada masyarakat. Program berbagi tersebut dikoordinasikan oleh Chandra Hartono bersama jajaran panitia dan tokoh masyarakat setempat sebagai wujud kepedulian terhadap warga yang membutuhkan, terutama menjelang momentum Hari Raya Iduladha.

Suasana penuh keakraban tampak menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan. Nilai-nilai keikhlasan, kepedulian, serta semangat berbagi menjadi pesan utama yang mengemuka. Di tengah berbagai tantangan kehidupan, masyarakat diajak untuk terus menumbuhkan rasa syukur, memperkuat silaturahmi, serta menjadikan momentum Iduladha sebagai sarana mempererat persaudaraan dan meningkatkan kepedulian sosial.

Melalui kegiatan reses, penyerahan hewan kurban, dan pembagian bantuan sosial tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara masyarakat dan para pemangku kebijakan. Kebersamaan yang dibangun melalui dialog, ikhtiar, dan doa menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan, serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.

Dalam semangat Iduladha, pesan tentang pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama kembali diteguhkan. Sebab sejatinya, setiap ikhtiar yang dilakukan dengan niat baik dan ketulusan hati akan menjadi jalan untuk menghadirkan manfaat, memperkuat persaudaraan, serta menghadirkan keberkahan bagi kehidupan bersama.

(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *